Selalu tertarik dengan hal-hal yang berbau abroad. Kali ini aku terjerat sama bukunya Mas Irfan Amalee, ada dua tulisan di dalam satu buku dengan desain yang unik yang berjudul "Beasiswa di Bawah Telapak Kaki Ibu" dan "Pungutlah Hikmah Walaupun dari Mulut Paman Sam".

Ada bagian tulisan yang menurtu ku menarik untuk kita ketahui.

ini ceritanya..


"Ada seorang anak laki-laki berusia 7 athun yang berama keluarganya diusir dari rumah tempat mereka tinggal. Dia harus bekerja keras untuk membantu orangtuanya. Belum genap usia 9 tahun, ibunya meninggal dunia. Ketika tumbuh dewasa, pemuda ini memimpikan kuliah ilmu hukumm, tapi tak pernah tercapai. Pada usia 22 tahun, ia dipecat dari pekerjaanya sebagai pelayann toko. Akhirnya ia mencoba memulai bisnis sendiri, tapi bangkrut. Bukan hanya gagal, dia terjerat hutang yang memerlukan waktu 17 tahun unt melunasinya. Pada usia 27 tahun, dia mengalami gangguan syaraf. Dua tahun kemudian dia memulai keriernya di politik dengan mencalonkan diri di badan legislatif. Tapi gagal. Dia mencoba lagi di putaran berikutnya pada usia 31 tahun. Tetap gagal. Pada usia 35 tahun, dia dua kali kalah dalam usaha menjadi anggota kongres. Meskipun akhirnya ia sempat mendudukin posisi ini, tapi tak berlangsung lama. Pada usia 39 tahun, dia kehilangan posisi ini. Kegagalan bertubi-tubi di panggung politik diikuti berbagai kemalangan yang menimpa kehidupan pribadinya. Anaknya yang berusia 4 tahun meninggal dunia dua thaun setelah dia kehilangan posisi kongres. Satu tahun kemudian, lamaranya untuk posisi pejabat pertanahan ditolak. Pada usia 45 tahun dia mencoba mencalonkan diri menjadi senat, tetapi gagal. Kemudian dia mencalonkan diri menjadi wakil presiden pada usia 47 tahun, tapi gagal. Tidak kapok, dia mencoba diri menjadi senat kembali dua tahun kemudian, gagal lagi. Pada usia 51 tahun, dia maju lagi dalam pencalonan presiden dan akhirnya terpilih."


Ayo.. siapa tokoh yang diceritakan di atas? 

dia adalah Abraham Lincoln.

cerita ini motivasi aku untuk terus mencoba dan berusaha. Serasa tertampar aku! Perjuangan yang aku lakukan dalam nenggapai mimpi belum ada apa-apanya. Gagal dikit ngeluhnya selangit.

Seringnya disaat aku mengaggumi kehebatan seserorang, aku hanya fokus akan kehebatannya, tapi aku lupa pada prosesnya. 

Bahkan banyak juga yang malah nyinyir . "Jelas aja dia sukses, dia kan emang cerdas dari sananya.", "Prestasinya banyak, Dia kan anak orang kaya, dapat fasilitas dari orang tuanya.", "Dia memang jago banget main musik, bakat dari lahir.", dan masih banyak lainnya.

Coba deh pelajari proses dan cara orang untuk menjadi sukses, kita curi kiatnya.

Start Now! Think how to be a success person, Not only adore with success person.